KACAREALITA, PALANGKA RAYA — Menyusul gelombang aksi protes keras yang sebelumnya telah di laksanakan di Kantor Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalteng dan Kantor ATR/BPN, Aliansi Gerakan Pemuda Melawan Korporasi menegaskan tidak akan berhenti sampai di sini. Perjuangan pemuda dalam menuntut keadilan atas kerusakan lingkungan, Kebakaran Hutan serta dugaan pelanggaran hukum korporasi sawit di Kalimantan Tengah akan berlanjut pada pekan depan.

Aksi lanjutan ini akan menyasar sejumlah kantor instansi pemerintah yang berwenang terhadap persoalan agraria dan lingkungan hidup. Puncak dari rangkaian aksi maraton ini nantinya akan ditutup secara tegas di kantor Aparat Penegak Hukum (APH) yang ada di Kalimantan Tengah, guna mendesak proses hukum terhadap korporasi korporasi nakal yang merugikan masyarakat luas dan Negara.

Kami meminta Audit menyeluruh terhadap perusahaan perkebunan yang mangkir dari kewajiban serta keterlibatan korporasi terhadap kebakaran hutan yang ada di Kalimantan Tengah yang mengakibatkan kabut asap.

Kita melihat perusahaan perkebunan kelapa sawit semakin ugal-ugalan membuat parahnya krisis ekologis di Kalimantan Tengah.

Kita juga mendesak supaya instansi pemerintah dan APH segera mengadakan forum dan memanggil seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit agar segera melakukan tanggung jawabnya terhadap kelestarian alam dan tanggung jawab terhadap seluruh masyarakat yang ada di Kalimantan Tengah.

Kita juga akan mendesak pihak APH (Aparat Penegak Hukum) di Kalimantan Tengah yang akan menjadi titik akhir sekaligus penutup rangkaian aksi, di mana aliansi akan mendesak kepolisian dan penegak hukum lainnya untuk bertindak transparan dan menindak tegas pihak korporasi yang diduga terlibat dalam tindak pidana kehutanan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta pengabaian hukum agraria.

Aliansi menyatakan bahwa langkah ini diambil karena akumulasi kekecewaan terhadap masifnya kerusakan alam di Kalteng , seperti yang digaungkan dalam seruan bersama, “Kalteng Dibakar, Korporasi Berjudi!”

Melalui siaran pers ini, aliansi juga menyerukan kepada seluruh elemen pemuda dan masyarakat sipil yang peduli terhadap keadilan agraria dan kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah untuk terus solid merapatkan barisan dalam mengawal aksi lanjutan pekan depan.