KACAREALITA, PALANGKA RAYA – Massa aksi memasang spanduk protes di gerbang kantor PLN sebagai bentuk kekecewaan atas ketidakhadiran General Manager PLN dalam agenda dialog yang telah diharapkan masyarakat.

Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi terkait persoalan pelayanan kelistrikan yang belakangan menjadi sorotan publik di Kalimantan. Massa menilai ketidakhadiran pimpinan PLN menunjukkan kurangnya keseriusan dalam mendengar dan menjawab keresahan masyarakat yang terdampak gangguan pasokan listrik.

”masyarakat membutuhkan penjelasan yang terbuka dan langkah konkret dari PLN mengenai upaya penanganan permasalahan kelistrikan yang terjadi saat ini” ujar Fiteli.

Koordinator aksi menyampaikan bahwa pemasangan spanduk merupakan peringatan awal bagi PLN agar lebih responsif terhadap tuntutan publik. Menurutnya, masyarakat tidak hanya menginginkan permintaan maaf, tetapi juga komitmen yang jelas dalam memperbaiki kualitas pelayanan.

”kami akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan yang kami sampaikan tidak mendapat tanggapan dan kami meminta kehadiran General Maneger PLN” Ungkap Joseph, selaku Koordinator aksi.

Aksi yang direncanakan pada hari berikutnya disebut akan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat sebagai bentuk solidaritas terhadap warga yang terdampak.

Massa berharap pihak PLN bersedia membuka ruang dialog secara langsung dengan pimpinan yang berwenang sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang transparan mengenai kondisi kelistrikan serta langkah penyelesaiannya.

Gelombang protes terhadap pelayanan kelistrikan di sejumlah wilayah Kalimantan sendiri dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan tingginya harapan masyarakat agar PLN mampu menghadirkan pelayanan yang lebih andal dan akuntabel.