KACAREALITA, PALANGKA RAYA – Aksi jilid II yang digelar di depan Kantor PLN Palangka Raya pada hari ini diwarnai dengan aksi pelemparan 1.500 bangkai ayam sebagai bentuk protes terhadap persoalan pemadaman listrik yang hingga kini belum mendapatkan penyelesaian yang jelas.

Aksi tersebut merupakan lanjutan dari demonstrasi yang telah dilakukan sehari sebelumnya. Pada aksi pertama, massa mengaku tidak memperoleh titik terang maupun jawaban yang memuaskan dari pihak PLN terkait penyebab dan solusi atas pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah.

Setelah terus menyuarakan tuntutannya, massa aksi akhirnya mendapatkan kepastian bahwa General Manager (GM) PLN Kalselteng dijadwalkan akan datang ke Kota Palangka Raya pada esok hari untuk menemui massa dan memberikan penjelasan secara langsung terkait permasalahan yang menjadi sorotan publik.

Pelemparan 1.500 bangkai ayam dilakukan sebagai simbol kekecewaan masyarakat terhadap lambannya respons PLN dalam menangani persoalan pemadaman listrik yang dinilai telah merugikan berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Massa aksi berharap kehadiran GM PLN Kalselteng dapat menjadi momentum untuk membuka ruang dialog yang konstruktif serta menghadirkan solusi konkret atas permasalahan pemadaman listrik yang selama ini dikeluhkan masyarakat Kalimantan Tengah.